Pesawaran Jadi Kabupaten Pertama di Lampung Lantik PAC ABPEDNAS di 11 Kecamatan

 

Instruksi.co.id, Pesawaran - Kabupaten Pesawaran menjadi daerah pertama di Provinsi Lampung yang melantik Pengurus Anak Cabang (PAC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) di seluruh kecamatan. Kepengurusan masa bakti 2025–2030 dari 11 kecamatan itu diharapkan memperkuat peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mengawal pemerintahan dan pembangunan desa.

Pelantikan berlangsung di Aula Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Senin (19/10/2026), dihadiri Bupati Pesawaran Nanda Indira B., Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC ABPEDNAS Pesawaran Antonius Muhammad Ali, Sekretaris Dewan DPD ABPEDNAS Provinsi Lampung Hanafiah Hamidi, Wakil Ketua I DPRD Pesawaran M. Nasir, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, para camat, serta kepala perangkat daerah terkait.

Bupati Nanda menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia meminta amanah organisasi dijalankan secara bertanggung jawab untuk memperkuat fungsi BPD dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.

Menurutnya, terbentuknya PAC ABPEDNAS di seluruh kecamatan di Pesawaran diharapkan menjadi contoh bagi kabupaten lain di Lampung.

“Pesawaran menjadi kabupaten pertama yang melaksanakan pelantikan PAC ABPEDNAS di Provinsi Lampung. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi kabupaten lain untuk membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan,” ujar Nanda.

Ia menegaskan, BPD memiliki peran penting dalam mengawal pemerintahan desa, terutama dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Karena itu, pengurus ABPEDNAS diminta memperkuat organisasi, meningkatkan kapasitas, serta menjalankan tugas secara cermat dan bertanggung jawab.

Nanda juga mengingatkan bahwa pelantikan merupakan awal pengabdian, bukan akhir dari proses organisasi. Ia berharap pengurus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan desa.

“Pemerintah Kabupaten Pesawaran siap membuka ruang kerja sama seluas-luasnya. Mari kita perkuat sinergi dan soliditas untuk mewujudkan desa-desa di Bumi Andan Jejama yang semakin maju, makmur, dan sejahtera,” katanya.

Ketua DPC ABPEDNAS Pesawaran Antonius Muhammad Ali menyebut pelantikan tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen BPD di seluruh desa agar semakin solid dan bermartabat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Antonius mengatakan, ABPEDNAS memiliki tanggung jawab mengawal pelaksanaan program pembangunan dari tingkat pusat hingga kabupaten agar manfaatnya dirasakan masyarakat desa. Sejumlah program yang perlu mendapat perhatian antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, dan Kampung Nelayan.

Sebelumnya, ABPEDNAS Pesawaran bersama Kejari memantau pelaksanaan program MBG di sejumlah sekolah sebagai bagian dari pengawasan terhadap program strategis nasional.

“ABPEDNAS harus menjadi mata dan telinga masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan desa. Kami siap mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Pesawaran, terutama memastikan pengawasan Dana Desa berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan DPD ABPEDNAS Provinsi Lampung Hanafiah Hamidi mengapresiasi pembentukan kepengurusan PAC di 11 kecamatan di Pesawaran. Ia berharap langkah tersebut diikuti kabupaten lain sehingga koordinasi dan penguatan peran BPD semakin optimal.

Hanafiah menjelaskan, desa merupakan fondasi pembangunan daerah. BPD memiliki fungsi strategis untuk menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta menjalankan kewenangannya sesuai peraturan perundang-undangan.

Ia berharap ABPEDNAS terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan menjaga komunikasi yang baik dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Melalui pelantikan ini, ABPEDNAS Pesawaran diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas BPD, serta mengawal pembangunan agar kebijakan dan penggunaan anggaran desa benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

(Rudiyatmoko)

Posting Komentar

0 Komentar

Trending

Popular Posts