Instruks.co.id, Lampung Barat – Polisi menemukan delapan pohon ganja yang masih hidup di tengah semak belukar kawasan Gunung Seminung, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Lampung, Sabtu (26/9/2026).
Tanaman ganja tersebut ditemukan di lahan yang dipenuhi semak belukar dengan ketinggian mencapai sekitar dua meter. Kondisi itu membuat tanaman sulit terlihat dari luar.
Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Barat AKP Andy Ruswandi mengatakan, lokasi penemuan berada di samping kebun kopi dan merupakan lahan yang sudah lama tidak dikelola.
"Yang hidup itu ada delapan pohon. Kalau yang kering sudah di polybag, sudah mati, mungkin karena kemarau," kata Andy mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman.
Selain delapan pohon yang masih hidup, petugas menemukan sejumlah tanaman ganja yang telah mengering dan berada di dalam polybag. Namun, tidak seluruh tanaman yang sudah mati tersebut dibawa sebagai barang bukti.
Menurut Andy, pemilik lahan mengaku tidak mengetahui adanya tanaman ganja di tanah miliknya. Berdasarkan keterangannya, lahan tersebut sebelumnya digunakan untuk menanam sayuran, tetapi sudah sekitar lima tahun tidak dikelola karena kerap diserang hama babi.
Polisi kini masih menyelidiki pihak yang menanam tanaman ganja tersebut. Dari informasi awal, tanaman itu diduga berkaitan dengan seorang pria berinisial S.
Petugas kemudian mendatangi sebuah gubuk di sekitar lokasi. Namun, pria yang diduga berkaitan dengan tanaman ganja tersebut tidak ditemukan.
Andy mengatakan, penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap pihak yang menanam tanaman tersebut sekaligus memastikan kemungkinan adanya lokasi penanaman ganja lainnya di kawasan perbukitan Gunung Seminung.
"Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang menanam dan apakah masih ada lokasi lainnya," ujarnya.
Polres Lampung Barat juga mengimbau masyarakat, termasuk tokoh adat dan tokoh masyarakat, segera melapor kepada polisi apabila menemukan tanaman yang mencurigakan dan diduga merupakan ganja.
Andy menjelaskan, tanaman ganja memiliki ciri daun yang menyerupai daun singkong, tetapi berukuran lebih kecil. Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa narkotika tidak hanya ditemukan dalam bentuk tanaman, serbuk, atau pil.
"Ganja itu enggak berbentuk daun aja dihisap. Bisa diekstrak menjadi cairan," ujarnya.
(Ronal)


1 Komentar
I never thought consumer behaviour would be this tough until I hit my third-year modules. After looking through several UK student assignment services, I found expert-level guidance that genuinely made a difference in how I approached theoretical frameworks. When I finally accessed Consumer Behaviour Assignment Help UK resources, everything clicked into place from Maslow's hierarchy to cultural influences on purchasing decisions. The structured approach helped me build arguments more confidently and cite relevant UK market case studies. My tutor actually commented positively on my improved analysis, which felt like real progress worth mentioning here.
BalasHapus