Instruksi.co.id, Tanggamus – Pembangunan relokasi Puskesmas Gisting resmi dimulai. Peletakan batu pertama atau ground breaking dilakukan Bupati Tanggamus Hi. Moh. Saleh Asnawi di Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Senin (5/10/2026).
Relokasi dilakukan karena gedung Puskesmas Gisting yang lama dinilai tidak lagi memenuhi kebutuhan pelayanan sebagai puskesmas rawat inap. Keterbatasan lahan dan ruang pengembangan fasilitas menjadi salah satu pertimbangannya.
Bupati Tanggamus mengatakan pembangunan lokasi baru tersebut juga merupakan tindak lanjut rekomendasi hasil survei akreditasi pada 2022 serta upaya memenuhi standar pelayanan dan bangunan fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Lokasi baru ini sangat strategis, lahannya memadai untuk pengembangan fasilitas ke depan, dan diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Saleh Asnawi.
Menurutnya, pembangunan puskesmas baru akan dilakukan secara bertahap dengan konsep fasilitas rawat inap yang modern, aman dan nyaman.
Bupati juga menyoroti akses jalan menuju lokasi pembangunan yang saat ini masih relatif sempit. Ia meminta Dinas PUPR Tanggamus memberikan perhatian terhadap pelebaran dan perbaikan akses tersebut.
“Saya instruksikan kepada Kepala Dinas PUPR agar memberikan perhatian khusus terhadap pelebaran dan perbaikan akses jalan menuju Puskesmas Gisting,” tegasnya.
Menurut Saleh, akses jalan yang memadai diperlukan untuk mendukung mobilitas ambulans, pasien rujukan serta masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus dr. Herry Novrizal, M.M., mengatakan relokasi Puskesmas Gisting didasarkan pada tiga pertimbangan utama, yakni keterbatasan lahan, rekomendasi survei akreditasi 2022, serta kebutuhan memenuhi standar bangunan, prasarana dan tata ruang pelayanan kesehatan.
“Gedung baru ini bukan sekadar perpindahan bangunan, melainkan momentum transformasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gisting dan sekitarnya,” kata Herry.
Fasilitas baru tersebut dirancang untuk mendukung pelayanan rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang bersalin PONED, farmasi, laboratorium hingga administrasi yang lebih terintegrasi.
Pembangunan relokasi Puskesmas Gisting memiliki nilai kontrak Rp1.940.475.500 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan CV Angkatan Sepuluh dengan waktu pelaksanaan 110 hari kalender.
Project Manager CV Angkatan Sepuluh, Ir. Denni Kwen, mengatakan pekerjaan tahap pertama mencakup pembangunan satu lantai, meliputi struktur, arsitektur, mekanikal dan elektrikal.
“Secara struktur, bangunan ini sudah dipersiapkan untuk dua lantai. Untuk tahap pertama kita menyelesaikan satu lantai,” jelas Denni.
Berdasarkan jadwal kontrak, pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Namun, pihak pelaksana menargetkan penyelesaian lebih cepat, yakni sekitar November.
“Di lapangan kita percepat. Diharapkan November sudah selesai,” ujarnya.
Denni menyebut progres pekerjaan di lapangan saat ini berada di atas target. Berdasarkan perhitungan progres harian, realisasi pekerjaan mencapai sekitar 5,63 persen di atas bobot yang ditargetkan.
Kondisi geografis lokasi yang memiliki kontur tanah miring juga menjadi salah satu perhatian dalam pembangunan. Menurut Denni, kondisi tersebut telah diperhitungkan dalam dokumen perencanaan dan desain teknis.
Struktur pondasi dirancang dengan mempertimbangkan kondisi tanah sekaligus kebutuhan pengembangan bangunan pada tahap berikutnya.
“Dokumen perencanaan dari konsultan sudah meng-cover kondisi tersebut dan mengantisipasi kekuatan bangunan. Jadi desain perencanaannya sudah mempertimbangkan secara teknis,” jelasnya.
Untuk menjaga kualitas struktur, pelaksana menggunakan mini batching plant dalam proses pengecoran beton agar mutu beton dapat lebih terkontrol sesuai spesifikasi teknis.
Pihak pelaksana juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan Pemerintah Pekon Purwodadi selama proses pembangunan berlangsung.
“Dukungan masyarakat sangat baik sehingga memudahkan kami untuk memobilisasi pekerjaan konstruksi. Kendala sosial nyaris tidak ada,” katanya.
Pembangunan Puskesmas Gisting diharapkan dapat mengatasi keterbatasan fasilitas lama sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat Gisting dan wilayah sekitarnya.
(Adi)

0 Komentar