Instruksi.co.id, Tanggamus - Kebakaran menghanguskan sebuah warung kelontong di Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Minggu (18/10/2026) sore. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp200 juta.
Polsek Kota Agung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (19/10/2026) untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang diduga berkaitan dengan gangguan instalasi listrik.
Kapolsek Kota Agung AKP Feriyantoni mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB ketika warung milik Dayat (48), warga Kelurahan Kuripan, dalam keadaan tutup dan tidak ada orang di dalamnya.
“Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pastinya masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut,” kata Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus AKBP AH Hudi Arif, Senin (19/10/2026).
Kebakaran pertama kali diketahui Rendi (22), yang sedang bekerja di sebuah SPBU tidak jauh dari lokasi. Saat melihat kerumunan warga, ia mendapati asap mengepul dari warung tersebut.
Rendi kemudian mengambil tiga alat pemadam api ringan (APAR) dari SPBU untuk membantu memadamkan api. Ia juga membuka paksa pintu samping warung dan melihat bagian dalam bangunan telah dipenuhi asap, sementara api terlihat di bagian tengah.
Warga sekitar turut membantu memadamkan api sebelum satu unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus tiba sekitar 20 menit kemudian. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WIB.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, satu unit warung beserta isinya mengalami kerusakan akibat kebakaran, dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp200 juta,” jelas Feriyantoni.
Berdasarkan keterangan awal pemilik dan saksi, komponen termis listrik di warung tersebut telah mengalami gangguan sejak malam sebelumnya. Pemilik disebut menghubungi petugas PLN sekitar pukul 13.00 WIB pada hari kejadian untuk meminta bantuan mengganti komponen tersebut.
Namun, menurut keterangan pemilik yang disampaikan polisi, petugas saat itu hanya menyambungkan kembali aliran listrik dan belum mengganti komponen termis yang bermasalah.
Keterangan tersebut masih perlu didalami untuk memastikan penyebab kebakaran. Hingga pemeriksaan lebih lanjut dilakukan, dugaan korsleting listrik belum dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti.
Kasus ini menambah catatan kebakaran di wilayah Tanggamus. Sebelumnya, kebakaran gudang Toko Diamond Berkah di Kecamatan Wonosobo juga mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp350 juta.
Feriyantoni mengimbau masyarakat segera melaporkan gangguan instalasi listrik kepada petugas PLN melalui saluran resmi. Warga juga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta segera menghubungi pemadam kebakaran atau kepolisian apabila terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.
(Adi/rls)

0 Komentar