Instruksi.co.id, Tanggamus – Polsek Wonosobo bersama Tim Identifikasi Polres Tanggamus melakukan penyelidikan atas kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang milik Toko Swalayan Diamond Berkah di Pekon Banjar Negoro, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Sabtu dini hari, 2 Agustus 2026.
Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila, S.H., mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 00.45 WIB dan menghanguskan rumah milik Yudha Herlambang (42), warga Pekon Banjar Negoro.
“Rumah tersebut disewa oleh Khoirur Rozikin alias H. Oji (48) sebagai gudang penyimpanan barang dagangan. Tidak ada korban jiwa dan ada sejumlah barang yang berhasil diselamatkan,” kata Iptu Primadona Laila.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui setelah terdengar suara percikan dari bagian atap rumah. Saat diperiksa, terlihat bara api yang dengan cepat membesar.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan masyarakat dan petugas pemadam kebakaran.
Tak lama kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Damkarmat Pemerintah Kabupaten Tanggamus tiba di lokasi. Bersama personel kepolisian dan warga, petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB.
“Api berhasil dipadamkan hingga pendinginan oleh tiga mobil damkar dengan waktu sekitar tiga jam,” jelasnya.
Kapolsek menyebut, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik pada instalasi di bagian plafon rumah.
“Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di bagian plafon. Namun untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, kami masih menunggu hasil penyelidikan Tim Identifikasi Polres Tanggamus,” tegasnya.
Ia menambahkan, rumah tersebut disewa selama lima tahun oleh Khoirur Rozikin alias H. Oji dan baru dimanfaatkan sekitar satu tahun sebagai gudang operasional Toko Swalayan Diamond Berkah.
Akibat kebakaran itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta, meliputi bangunan dan barang-barang yang terbakar.
“Untuk total kerugian secara keseluruhan, baik bangunan maupun barang-barang yang terbakar, diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta,” tandasnya.
Rls (adi/rls)

0 Komentar