Jelang Pilkakon Margakaya, Polisi Ingatkan Beda Pilihan Jangan Picu Konflik

 

Instruksi.co.id, Pringsewu – Menjelang Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) serentak, Polres Pringsewu mengingatkan masyarakat agar perbedaan pilihan tidak menjadi pemicu perselisihan.

Pesan itu disampaikan Kabag Logistik Polres Pringsewu Kompol Sukimanto saat silaturahmi kamtibmas sekaligus monitoring dan asistensi persiapan Pilkakon di Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, Kamis (24/9/2026) malam.

Sukimanto yang ditunjuk sebagai Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Kecamatan Pringsewu dan Ambarawa meminta calon kepala pekon, panitia, aparatur pekon, tokoh masyarakat dan para pendukung bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Para calon kepala pekon merupakan bagian dari keluarga besar. Karena itu, mari bersama-sama menjaga keamanan dan jangan sampai perbedaan pilihan menimbulkan gesekan di tengah masyarakat,” kata Sukimanto.

Dalam pertemuan tersebut, Sukimanto juga meminta panitia memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai ketentuan, termasuk mengecek kembali Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Ia menekankan pentingnya koordinasi antara panitia, aparatur pekon dan Bhabinkamtibmas untuk mengantisipasi persoalan yang mungkin muncul selama tahapan Pilkakon.

“Koordinasi harus terus dilakukan. Apabila terdapat perkembangan situasi di lapangan, segera komunikasikan sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Sukimanto juga mengingatkan calon dan pendukungnya agar mengedepankan sikap dewasa dalam berdemokrasi. Perbedaan pilihan, kata dia, merupakan hal yang wajar dan tidak semestinya memutus hubungan kekeluargaan antarwarga.

Pilkakon Margakaya merupakan bagian dari Pilkakon serentak di Kabupaten Pringsewu yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026. Sebanyak 59 pekon akan mengikuti pemilihan tersebut.

Polres Pringsewu terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama tahapan Pilkakon.

Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya dan menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme yang telah ditentukan.

“Yang paling penting adalah bagaimana Pilkakon ini bisa berjalan aman dan lancar. Siapa pun yang terpilih nantinya, persaudaraan dan kerukunan masyarakat harus tetap dijaga,” kata Sukimanto.

Selain membahas persiapan Pilkakon, pertemuan tersebut juga membahas pelestarian adat dan budaya Lampung di Pekon Margakaya. Sukimanto mendorong agar pelestarian adat dilakukan secara terorganisasi sehingga dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kegiatan turut dihadiri Pj Kepala Pekon Margakaya Dika Dwi Aji, Ketua Panitia Pilkakon Yurizal, Ketua BHP Sugianto, tokoh adat Lampung Bastari Nuh, para calon kepala pekon, aparatur pekon dan tokoh masyarakat. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. (adi)


Posting Komentar

0 Komentar

Trending

Popular Posts