Lampung Barat Salurkan 2.006 Seragam Gratis, Parosil Tegaskan Tak Ada Pungutan

Instruksi.co.id, Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat kembali menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis kepada siswa. Sebanyak 2.006 siswa di Kecamatan Way Tenong dan Sumber Jaya menerima bantuan tersebut sebagai bagian dari upaya meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan motivasi belajar.Senin (05/10/2026)

Penyaluran yang dilakukan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin itu menjadi rangkaian terakhir program seragam gratis yang telah dilaksanakan di 15 kecamatan di Kabupaten Lampung Barat.

Bantuan tersebut terdiri dari tiga setel seragam sekolah lengkap dengan buku tulis. Penyerahan turut dihadiri Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, jajaran pemerintah daerah, camat, serta para dewan guru.

Parosil mengatakan program seragam gratis merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar pemberian perlengkapan sekolah, tetapi juga upaya memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang setara untuk mendapatkan pendidikan.

“Semuanya mendapatkan kesempatan yang sama, baik sekolah negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan Lampung Barat maupun di bawah naungan Kementerian Agama. Negeri maupun swasta, semuanya mendapatkan seragam dan alat tulis dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,” ujar Parosil.

Ia berharap bantuan tersebut dapat mengurangi rasa minder siswa dari keluarga kurang mampu sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan semangat belajar.

“Saya optimis anak-anak kita akan lebih giat belajar dan tidak merasa minder karena memiliki seragam yang sama dengan seluruh siswa di tahun ajaran baru,” katanya.

Parosil juga menegaskan agar sekolah tidak lagi membebankan biaya pembelian seragam olahraga kepada orang tua atau wali murid. Ia menyebut Pemkab Lampung Barat telah menyiapkan anggaran untuk bantuan seragam olahraga pada 2027.

“Untuk tahun depan, Pak Bupati tambah satu setel kaos olahraga agar tidak ada lagi beban orang tua terkait seragam. Bagi dewan guru, jangan ada lagi biaya yang dibebankan kepada orang tua wali murid,” tegasnya.

Ia bahkan meminta sekolah tidak melakukan pungutan dengan alasan pembelian seragam olahraga.

“Saya tidak mau dengar lagi ada sekolah yang melakukan pungutan iuran untuk biaya seragam olahraga,” kata Parosil.

Program tersebut mendapat apresiasi dari para wali murid. Adelia, perwakilan wali murid Kecamatan Way Tenong, menilai bantuan seragam dan alat tulis gratis menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan sekaligus membantu mengurangi beban ekonomi keluarga.

“Kami selaku wali murid sangat mengapresiasi program unggulan Bupati dan Wakil Bupati di bidang pendidikan, khususnya bantuan seragam dan buku tulis gratis,” tuturnya.

Adelia berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan terus berlanjut sehingga anak-anak di Lampung Barat memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Hal senada disampaikan Joko, wali murid asal Kecamatan Sumber Jaya. Ia mengapresiasi kebijakan Pemkab Lampung Barat yang tidak hanya memberikan seragam gratis, tetapi juga melanjutkannya dengan program beasiswa untuk jenjang perguruan tinggi.

Menurut Joko, keberlanjutan program tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat.

“Tidak mudah di tengah efisiensi anggaran, namun pemerintah tetap berkomitmen mengadakan bantuan seragam gratis. Sebelumnya hanya satu setel, tetapi pada 2026 ini menjadi tiga setel berikut alat tulis,” terangnya.

Program seragam gratis dan beasiswa tersebut menjadi bagian dari kebijakan pendidikan Pemkab Lampung Barat untuk memperluas kesempatan belajar sekaligus mengurangi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.(Ronal)

Posting Komentar

0 Komentar

Trending

Popular Posts