Instruksi.co.id, Pesawaran – Bupati Pesawaran Nanda Indira mendorong Himpunan Majelis Ta’lim (HMT) memperkuat pembinaan keluarga, membentengi generasi muda, dan menjaga kerukunan masyarakat.
Pesan itu disampaikan Nanda saat membuka kegiatan silaturahmi dan pembinaan pengurus HMT Kabupaten Pesawaran bersama pengurus tingkat kecamatan dan desa di Kecamatan Way Ratai, Minggu (11/10/2026).
Menurut Nanda, majelis taklim tidak cukup hanya menjadi tempat pengajian. Kegiatan keagamaan juga perlu menjawab persoalan sosial, mulai dari menjaga keharmonisan rumah tangga hingga membentuk generasi muda yang berakhlak di tengah tantangan zaman.
“Majelis taklim juga harus menjadi benteng generasi muda,” tegasnya.
Ia meminta pengurus dan anggota HMT aktif membimbing anak-anak, menanamkan sikap toleransi, serta menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing. Peran majelis taklim juga diharapkan meluas ke bidang sosial, termasuk mencegah perundungan terhadap anak, mendukung kesejahteraan masyarakat dan petani, serta memperkuat solidaritas warga.
Nanda juga mendorong lahirnya dai muda yang mampu menyampaikan pesan keagamaan dengan cara komunikatif dan sesuai dengan perkembangan generasi sekarang. Ia meminta kajian Islam di masjid dan musala dilaksanakan secara rutin, minimal sekali dalam sepekan, bukan hanya pada peringatan hari besar Islam.
Menurutnya, pembinaan keluarga dan kegiatan sosial yang dijalankan anggota majelis taklim menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan Kabupaten Pesawaran. Karena itu, kerja sama antarmajelis taklim perlu diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur DPRD Kabupaten Pesawaran, jajaran Pemkab Pesawaran, pengurus HMT kabupaten, unsur Kecamatan Way Ratai, pemerintah desa, alim ulama, tokoh agama, serta pengurus dan anggota HMT tingkat kecamatan dan desa se-Kabupaten Pesawaran.
Rudiyatmoko melaporkan.

0 Komentar