Instruksi.co.id, Pringsewu - Wakapolres Pringsewu Kompol Samsuri turun langsung ke jalan memantau pelaksanaan pengamanan aktivitas masyarakat atau strong point di Simpang Tugu Gajah, Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Selasa (1/9/2026) pagi.
Sebelum turun ke jalan, Kompol Samsuri memimpin apel strong point yang dimulai sekitar pukul 06.00 WIB. Ia meminta seluruh personel menjalankan tugas secara optimal, humanis dan responsif terhadap kondisi di lapangan.
Menurut Samsuri, kehadiran polisi pada jam sibuk bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari pelayanan kepada masyarakat untuk memastikan aktivitas warga berjalan aman dan lancar.
“Laksanakan pengamanan dengan penuh tanggung jawab. Kehadiran kita harus benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Personel juga harus peka melihat situasi dan cepat mengambil langkah ketika terjadi kepadatan maupun ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” kata Samsuri.
Ia mengingatkan personel agar tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta potensi gangguan keamanan.
Petugas ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan kehadiran polisi, mulai dari persimpangan, pusat keramaian, lokasi rawan kemacetan hingga kawasan sekitar sekolah.
“Jangan hanya berdiri di titik pengamanan. Lihat situasi di sekitar. Kalau arus mulai padat, segera lakukan pengaturan. Kalau ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, segera berikan pelayanan,” ujarnya.
Usai memimpin apel, Samsuri ikut turun ke jalan dan melakukan pengaturan arus lalu lintas bersama personel. Ia sekaligus memantau pelaksanaan tugas anggota di lapangan.
Strong point merupakan kegiatan rutin Polres Pringsewu yang dilaksanakan pada jam-jam sibuk, yakni pagi, siang dan sore. Untuk pengamanan pagi, personel mulai ditempatkan di titik yang telah ditentukan sejak pukul 06.00 hingga 07.30 WIB.
Kegiatan tersebut melibatkan personel dari sejumlah satuan dan fungsi, di antaranya Satuan Lalu Lintas, Samapta, Reskrim, Intelkam dan Propam.
Kehadiran lintas satuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di tengah aktivitas masyarakat.
Samsuri menegaskan, personel harus mampu memberikan pelayanan secara langsung dan cepat merespons kondisi yang terjadi di lapangan.
“Polri harus hadir di tengah masyarakat. Kita bantu masyarakat agar aktivitasnya lancar, lalu lintas tertib dan yang paling penting masyarakat merasa aman dan nyaman,” pungkasnya. (hikmah/rls)

0 Komentar