Tanggamus Baru Kelola 14,77 Persen Sampah, Bersiap Ikuti Program LSDP

 

Instruksi.co.id, Tanggamus - Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi pekerjaan besar bagi Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Dari timbulan sampah yang mencapai sekitar 379,86 ton per hari, baru 14,77 persen yang terkelola.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan lapangan Tim Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) di Kantor Bupati Tanggamus, Kamis (3/9/2026).

LSDP merupakan program peningkatan layanan persampahan daerah dengan dukungan pemerintah pusat dan Bank Dunia. Tanggamus menjadi satu dari 30 kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai lokasi program tersebut.

Bupati Tanggamus Saleh Asnawi mengatakan, kondisi persampahan di daerahnya masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari sarana, armada pengangkutan hingga jangkauan layanan.

Saat ini Tanggamus memiliki 11 TPS3R, satu Bank Sampah Induk, 11 Bank Sampah Unit dan TPA Kalimiring. Namun, layanan pengangkutan sampah baru menjangkau enam dari 20 kecamatan.

TPA Kalimiring memiliki kapasitas desain 50 ton per hari, sedangkan kapasitas operasionalnya sekitar 30,73 ton per hari.

Pemkab Tanggamus menargetkan sampah terkelola meningkat menjadi 57,37 persen pada 2030. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Pekon Pungkut, Kecamatan Pugung.

Fasilitas tersebut direncanakan memiliki kapasitas pengolahan hingga 100 ton sampah per hari dan melayani wilayah prioritas yang mencakup 13 kecamatan.

Selain infrastruktur, Pemkab Tanggamus juga menyiapkan penguatan kelembagaan, tata kelola retribusi, pemilahan sampah dari sumber serta pelibatan masyarakat.

Direktur SUPD IV Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Paudah Darmi, mengatakan keberhasilan program LSDP tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas.

Menurutnya, edukasi masyarakat, regulasi, kelembagaan dan integrasi perencanaan menjadi bagian penting dalam memperbaiki layanan persampahan.

Sementara itu, Perencana Ahli Madya Kementerian PPN/Bappenas Fidelia Silvana mengatakan kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan data yang disampaikan Pemkab Tanggamus dalam proses verifikasi sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Tanggamus ini masuk sebagai salah satu lokasi LSDP dari 30 lokasi terpilih," katanya.

Tim verifikasi selanjutnya akan melihat kondisi lapangan, melengkapi data serta mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu ditindaklanjuti sebelum pelaksanaan program.

Bagi Tanggamus, program LSDP diharapkan dapat mempercepat pembenahan layanan persampahan yang hingga kini masih terbatas.(adi/rls)

Posting Komentar

0 Komentar

Trending

Popular Posts