Bimtek Ekraf Tanggamus, Pelaku Seni Musik dan Pertunjukan Didorong Perkuat Pasar

 

Instruksi.co.id, Tanggamus — Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Tanggamus mendorong pelaku ekonomi kreatif subsektor seni musik dan seni pertunjukan memperkuat kolaborasi sekaligus memperluas pasar agar karya yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi berkelanjutan.

Dorongan tersebut disampaikan Kepala Disparekraf Tanggamus Marhasan Samba saat menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekonomi Kreatif subsektor seni musik dan seni pertunjukan di Aula Wisata Pantai Muara Indah, Kotaagung, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Marhasan, pengembangan ekonomi kreatif tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah dan pelaku ekraf perlu membangun komunikasi serta kerja sama untuk menciptakan ekosistem yang dapat mendukung karya sekaligus membuka peluang usaha.

“Kita terbuka. Kita selaku manusia sosial tidak akan bisa berdiri sendiri. Artinya, keterkaitan, ketergantungan, komunikasi, kolaborasi, itu sangat dibutuhkan,” kata Marhasan.

Ia menilai keberadaan pasar menjadi salah satu hal yang perlu diperkuat. Kreativitas para pelaku ekraf, kata dia, perlu didukung ruang pemasaran agar tidak berhenti pada menghasilkan karya, tetapi juga dapat berkembang menjadi sumber pendapatan.

“Kalau saya sebenarnya kepengin ada pasar ekraf kita,” ujarnya.

Selain pasar, Marhasan menyoroti pentingnya permodalan dan kemampuan mempertahankan usaha. Menurutnya, tantangan ekonomi kreatif bukan hanya menciptakan kegiatan atau produk, tetapi juga menjaga agar dapat terus berjalan.

“Ketika kita membentuk itu yang paling sulit adalah merawatnya. Mohon maaf, kalau kita ini mungkin paling pintar membuat, tetapi paling sulit untuk merawat,” katanya.

Karena itu, ia mengajak pelaku ekraf dan pemerintah menjaga program yang sudah dibangun agar tidak berhenti setelah sebuah kegiatan selesai. Keberlanjutan, menurutnya, harus menjadi perhatian bersama.

“Kita coba sama-sama, Bapak-Ibu sekalian. Kami juga dengan segala kemampuan kami yang sangat terbatas, tetapi Insyaallah kita akan coba. Sama-sama kita bergerak, sama-sama kita berjuang,” ujarnya.

Marhasan juga berharap pengembangan ekonomi kreatif tetap berjalan meski terjadi pergantian pejabat maupun kepemimpinan di lingkungan pemerintahan.

“Semoga apa yang kita inginkan, walaupun tidak 100 persen, tetap hidup dan terus berjalan. Karena keberlanjutan itu perlu. Kita tidak stuck di sini saja,” katanya.

Bimtek yang berlangsung selama dua hari, 18–19 September 2026, tersebut diikuti pelaku ekonomi kreatif subsektor seni musik dan seni pertunjukan. Kegiatan ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat jejaring dan kolaborasi antarpelaku ekraf.

Menutup kegiatan, Marhasan menyampaikan apresiasi kepada peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Terima kasih atas semuanya, atas pengorbanan dan waktunya. Setelah kegiatan ini kita masih berkeinginan untuk memajukan ekraf Tanggamus,” pungkasnya.

(Adi/rls)

Posting Komentar

0 Komentar

Trending

Popular Posts