Instruksi.co.id,Lampung Timur - Rilis - Jurusan Matematika dan Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Transformasi Pembelajaran Matematika Berbasis GeoGebra untuk Meningkatkan Kompetensi Digital Guru dan Kemampuan Visualisasi Matematis Siswa SMAN 1 Way Jepara”, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang didanai melalui Hibah BLU Unila Tahun 2026 tersebut berlangsung di SMAN 1 Way Jepara dan diikuti para guru serta siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran matematika agar konsep yang bersifat abstrak dapat disajikan secara lebih visual, interaktif dan mudah dipahami.
Tim PkM diketuai Siti Laelatul Chasanah, S.Pd., M.Si., dengan anggota Dr. Fitriani, M.Sc., Dina Eka Nurvazly, S.Pd., M.Si., Yunda Heningtyas, M.Kom., dan Dewi Asiah Shofiana, S.Komp., M.Kom.
Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa Magister Matematika FMIPA Unila Bidari Tasya Salsabila, S.Mat., serta mahasiswa S1 Matematika FMIPA Unila Herang Islami, Bintang Dwi Fajria dan Elang Razwa Alamsyah Putra.
Kegiatan dibuka Kepala SMAN 1 Way Jepara Suparwan, S.Pd., M.Pd. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat bagi guru dan siswa, terutama dalam mengenalkan alternatif pembelajaran matematika yang memanfaatkan teknologi digital.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan GeoGebra sebagai salah satu media pembelajaran matematika yang memungkinkan konsep dan objek matematika ditampilkan secara dinamis. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti pendampingan dan praktik secara langsung.
Ketua Tim PkM Siti Laelatul Chasanah memberikan materi mulai dari pengenalan GeoGebra, manfaat dan keunggulan aplikasi, tampilan antarmuka hingga penggunaan sejumlah fitur dasar.
Peserta kemudian diajak mengeksplorasi berbagai materi matematika menggunakan aplikasi tersebut. Salah satunya adalah sifat-sifat lingkaran. Melalui visualisasi dinamis, peserta dapat melihat hubungan antara berbagai unsur lingkaran sekaligus mengamati perubahan objek secara langsung.
Metode tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan penyampaian materi melalui gambar statis di papan tulis maupun buku. Peserta juga mengeksplorasi bangun ruang menggunakan GeoGebra sehingga bentuk dan karakteristik objek tiga dimensi dapat diamati dengan lebih jelas.
Materi lainnya berupa transformasi geometri. Dalam sesi ini, peserta mempraktikkan perubahan posisi maupun bentuk objek melalui translasi, refleksi, rotasi dan dilatasi secara interaktif.
Antusiasme guru dan siswa terlihat selama sesi praktik. Peserta mencoba berbagai fitur GeoGebra, membuat objek matematika serta mengamati perubahan yang terjadi. Proses tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar melalui tahapan mencoba, mengamati dan menemukan hubungan matematis secara langsung.
Siti Laelatul mengatakan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran matematika dapat menjadi salah satu alternatif bagi guru untuk menyampaikan materi yang membutuhkan kemampuan visualisasi.
Menurutnya, penggunaan GeoGebra memungkinkan guru menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi konsep matematika secara mandiri.
Tim PkM berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi siswa.
Penggunaan GeoGebra juga diharapkan membantu siswa memahami berbagai konsep matematika yang selama ini dianggap abstrak melalui visualisasi yang lebih dinamis dan interaktif.
Dengan perkembangan teknologi pendidikan yang semakin pesat, pemanfaatan GeoGebra diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Guru di SMAN 1 Way Jepara diharapkan dapat mengembangkan dan menerapkan media tersebut dalam pembelajaran sehari-hari sesuai kebutuhan materi dan karakteristik siswa.
Melalui kegiatan ini, Unila turut mendorong penguatan kompetensi digital guru sekaligus menghadirkan inovasi pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, visual dan interaktif bagi siswa.(Ton/rls)

0 Komentar