Instruksi.co.id, Pringsewu - Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Darussalam di Pekon Bandungbaru Barat, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu. Prosesi tersebut menandai dimulainya pembangunan rumah ibadah yang diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan kebersamaan masyarakat, Rabu, 29 Juli 2026.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pringsewu Sunaji, Camat Adiluwih Yuli Saptikawati, Kepala Pekon Bandungbaru Barat Rohidin, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat, di antaranya KH Sujadi dan H Jamil.
Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan pembangunan masjid tidak semata-mata diukur dari kemegahan bangunan, tetapi dari ketulusan dan kebersamaan masyarakat dalam mewujudkannya.
Menurutnya, keterlibatan warga dalam pembangunan masjid, baik melalui tenaga, harta, pikiran, maupun doa, merupakan bentuk kecintaan terhadap rumah ibadah dan bagian dari semangat memakmurkan masjid.
“Allah tidak melihat besar kecilnya yang diberikan, tetapi melihat keikhlasan di dalam dada. Gotong royong warga, tenaga yang dikeluarkan, dan rezeki yang disisihkan untuk pembangunan masjid ini insyaallah akan menjadi amal kebaikan,” kata Riyanto Pamungkas.
Ia berharap Masjid Darussalam benar-benar menjadi tempat yang menghadirkan kedamaian bagi masyarakat Pekon Bandungbaru Barat sesuai dengan makna nama yang disandangnya.
Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan masjid sebagai tempat yang ramah bagi anak-anak untuk belajar mengaji dan mengenal agama, tempat orang tua menenangkan hati, serta pusat kebersamaan dan musyawarah warga.
“Jadikan masjid ini sebagai tempat yang mempersatukan masyarakat, tempat saling merangkul, dan tempat menguatkan kebersamaan ketika ada warga yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Kepada panitia pembangunan dan seluruh masyarakat, Riyanto berpesan agar semangat gotong royong tetap dijaga hingga pembangunan selesai.
Ia juga mengingatkan apabila muncul perbedaan pendapat dalam proses pembangunan, hendaknya diselesaikan melalui musyawarah demi menjaga persatuan dan kelancaran pembangunan Masjid Darussalam.
Usai peletakan batu pertama, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas dimulainya pembangunan Masjid Darussalam di Pekon Bandungbaru Barat.(Hikmah/rls)

0 Komentar