Bupati Pringsewu Lantik 36 Pejabat, Tekankan Integritas dan Peningkatan Pelayanan Publik

instruksi.co.id, Pringsewu – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melantik dan mengambil sumpah 36 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang terdiri dari 8 Pejabat Administrator, 24 Pejabat Pengawas, dan 4 Pejabat Fungsional, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja birokrasi, Senin, 6 Juli 2026.

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Utama Kantor Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan dihadiri Wakil Bupati Umi Laila, Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala perangkat daerah.

Delapan pejabat administrator yang dilantik masing-masing Tri Antara sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan, Suhermadi sebagai Sekretaris Badan Satpol PP, Marison sebagai Sekretaris Dinas Sosial, Ma'ruf Wahyudi sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Mulyono sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Eko Sutarko sebagai Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Eko Turyono sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP, serta Nia Marulita sebagai Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Selain itu, pelantikan juga mencakup 24 pejabat pengawas dan empat pejabat fungsional di sejumlah organisasi perangkat daerah.

Dalam arahannya, Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjadikan integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas.

"Pengetahuan bisa dipelajari dan keterampilan bisa dilatih, tetapi kejujuran adalah sebuah pilihan. Jagalah integritas lebih dari sekadar menjaga jabatan," tegas Riyanto.

Selain integritas, Bupati juga meminta seluruh pejabat terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, aparatur yang mampu terus belajar akan lebih siap menghadapi perubahan dan tantangan birokrasi di masa depan.

Riyanto juga menekankan pentingnya membangun budaya kolaborasi antarperangkat daerah. Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh satu organisasi perangkat daerah, melainkan melalui sinergi dan komunikasi yang baik.

"Masyarakat tidak pernah bertanya siapa yang paling berjasa. Yang mereka harapkan adalah persoalan mereka dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Jadikan jabatan ini sebagai jalan pengabdian, bukan sekadar kedudukan," ujarnya.

Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik mampu bekerja secara profesional, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif, cepat, dan berkualitas.(ton/rls)

 

Posting Komentar

0 Komentar

Trending

Popular Posts